1. Pass Arguments  kedalam Object

Pass arguments kedalam Object menjadi lebih baik dan jelas dengan kita define nama dari propertiesnya

 

2. Hindari Extend The Built-Ins

Extending The standard built-ins umumnya ada kebiasaan yang kurang baik, buat class kalian sendiri dan mungkin bisa di share ke NPM untuk di reuse

 

3. Membuat Reuseable Pipe dengan JS

Berikut adalah bagaimana kita membuat reuseable dan composeable pipe di java script.

 

4. Console.Trace

Mulai gunakan console.trace ketimbang console.log. kenapa? karena ini akan menunjukkan kita complete call stack saat debugging.

 

5. Menggunakan Closure

Colsure memberikan akses kepada function diluar scope function tersebut, meskipun inner function di invoked dari context yang berbeda.

 

6. Menggunakan Nulling Coalescing Operator

nulling coalescing operator akan mengembalikan value dari kanan – hand operand ketika dari kiri mengembalikan null atau undefined. tidak cuma benar atau salah. rekomendasi ini ketika kita banyak bermain kondisi dengan angka.

 

7. Aborting a Fetch dengan Abort Controller

kita dapat menghentikan fetch request dengan menggunakan AbortController. biasanya di aplikasi yang menggunakan React : dimana component unmounts ketika fetch call dalam antrian, ini dapat digunakan untuk menghentikan fetch sebelumnya.

 

8. Gunakan array.some()

Umumnya kita sering menggunakan find(),  atau manual mencari list yang sesuai dengan kondisi yang sesuai. jika kebutuhan kita untuk conditional true/false gunakan some(), lebih sesuai dengan kebutuhan.

 

9. Object Destructuring pada array

Cara ini tepat ketika kita membutuhkan value dari sebuah group untuk sepecifik indexes.

 

10. Set State dengan Function Composition

Dengan menggunakan function composition, kita dapat menggunakannya lagi untuk keperluan yang berbeda. Pada case ini kita menggunakan function. untuk membuat setter function untuk update state yang berbeda di React app.

 

11. Gunakan Variable Name dengan Tepat, dan Juga Pada Callbacks

Singkatnya, code yang kita buat tidak selalu ideal pada saat pengerjaan. Tetapi Kejelasan dan Bisa di mengerti oleh developer lain itu harus!
walaupun harus bertambah extra line.

13. Gunakan Curly Braces di Switch-Statement

Jika kalian sadari, kita bisa pake Curly Braces pada Switch statement sehingga lebih terbaca dan Scope blocknya lebih jelas.

 

 

Comments

comments

Leave a comment

%d bloggers like this: